Adzan dan keutamaannya
BAB ADZAN DAN IQAMAH
Adzab & Tata Cara Lengkap
KEUTAMAAN ADZAN
الْمُؤَذِّنُونَ أَطْوَلُ النَّاسِ أَعْنَاقًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Para muadzin adalah orang yang paling panjang lehernya (paling terhormat) pada hari kiamat." (HR. Muslim)
لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الْأَوَّلِ ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلَّا أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لَاسْتَهَمُوا
"Seandainya manusia mengetahui apa yang ada pada adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak bisa mendapatkannya kecuali dengan melakukan undian, niscaya mereka akan melakukan undian itu." (HR. Bukhari)
لَا يَسْمَعُ مَدَى صَوْتِ الْمُؤَذِّنِ جِنٌّ وَلَا إِنْسٌ وَلَا شَيْءٌ إِلَّا شَهِدَ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Tidaklah suara muadzin didengar oleh jin, manusia, atau apa pun, kecuali mereka akan menjadi saksi baginya pada hari kiamat." (HR. Bukhari)
LAFADZ ADZAN
اللهُ أَكْبَرُ ، اللهُ أَكْبَرُ
اللهُ أَكْبَرُ ، اللهُ أَكْبَرُ
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ (2x)
أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ (2x)
حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ (2x)
حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ (2x)
اللهُ أَكْبَرُ ، اللهُ أَكْبَرُ
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
LAFADZ IQAMAH
Khusus Adzan Subuh (At-Tatswib):
الصَّلَاةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ (2x)"Shalat itu lebih baik daripada tidur"
اللهُ أَكْبَرُ ، اللهُ أَكْبَرُ
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ
حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ ، حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ
قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ ، قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ
اللهُ أَكْبَرُ ، اللهُ أَكْبَرُ
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
SUNNAH KETIKA MENDENGAR ADZAN
1. Menjawab Lafadz Muadzin
Ucapkan seperti muadzin, kecuali pada "Hayya 'alash Shalah/Falah", jawab dengan:
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Ucapkan seperti muadzin, kecuali pada "Hayya 'alash Shalah/Falah", jawab dengan:
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
2. Bershalawat & Membaca Doa Setelah Adzan
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ "Ya Allah, Pemilik panggilan yang sempurna ini... berilah Muhammad wasilah dan keutamaan, dan bangkitkanlah beliau di tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan." (HR. Bukhari)
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ "Ya Allah, Pemilik panggilan yang sempurna ini... berilah Muhammad wasilah dan keutamaan, dan bangkitkanlah beliau di tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan." (HR. Bukhari)
3. Berdoa di Antara Adzan & Iqamah
Waktu mustajab untuk memohon hajat pribadi kepada Allah.
Waktu mustajab untuk memohon hajat pribadi kepada Allah.