Amal Jariyah
Amal Jariyah: Investasi Abadi
"Saat Nafas Terhenti, Pahala Tetap Mengalir"
Dalil Utama Amal Jariyah
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
"Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya." (HR. Muslim No. 1631)
Trik Beramal Jariyah (Dari yang Termurah)
Setiap kali orang membaca dan mengamalkan doa atau ilmu yang Anda bagikan (seperti widget doa sebelumnya), pahalanya akan terus mengalir kepada Anda.
Beli satu Al-Qur'an (mulai 30-50rb) dan letakkan di masjid. Setiap huruf yang dibaca oleh jamaah adalah pahala jariyah untuk Anda.
Menanam pohon di tempat umum. Setiap kali manusia atau hewan berteduh atau memakan buahnya, itu bernilai sedekah jariyah bagi penanamnya.
Jika sumur terlalu mahal, belilah beberapa dus air minum untuk pengajian atau taruh dispenser di fasilitas umum. Air adalah sedekah yang paling utama.
"Jangan menunggu kaya untuk ber-Jariyah, karena kematian tidak menunggu kita siap."