bacaan saat puasa
BACAAN UTAMA SAAT BERPUASA
Amalan Lisan yang Melipatgandakan Pahala
Bulan puasa adalah bulan Al-Qur'an. Memperbanyak interaksi dengan Al-Qur'an (membaca, menyimak, dan mentadabburi) adalah amalan utama Nabi ﷺ bersama Jibril A.S setiap malam Ramadhan.
Waktu puasa adalah waktu di mana doa sangat mustajab, terutama di waktu sahur.
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ"Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."
Basahi lidah dengan dzikir yang ringan di lisan namun berat di timbangan (Mizan):
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُJika ada orang yang memancing amarah atau mencela saat kita puasa, Nabi ﷺ mengajarkan untuk menjawab:
إِنِّي صَائِمٌ ، إِنِّي صَائِمٌ"Sesungguhnya aku sedang puasa, sesungguhnya aku sedang puasa." (HR. Bukhari & Muslim)
Bacaan yang dibaca setelah membatalkan puasa (minum/makan):
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ"Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah ditetapkan pahala, insya Allah." (HR. Abu Dawud)