Dakwah Kita

Media Dakwah & Informasi Kajian

bacaan saat puasa

BACAAN UTAMA SAAT BERPUASA

Amalan Lisan yang Melipatgandakan Pahala

1. Tilawah Al-Qur'an

Bulan puasa adalah bulan Al-Qur'an. Memperbanyak interaksi dengan Al-Qur'an (membaca, menyimak, dan mentadabburi) adalah amalan utama Nabi ﷺ bersama Jibril A.S setiap malam Ramadhan.

"Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat bagi hamba di hari kiamat." (HR. Ahmad)
2. Memperbanyak Istighfar

Waktu puasa adalah waktu di mana doa sangat mustajab, terutama di waktu sahur.

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ

"Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."

3. Kalimat Thayyibah

Basahi lidah dengan dzikir yang ringan di lisan namun berat di timbangan (Mizan):

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ
4. Menjaga Lisan (Saat Diganggu)

Jika ada orang yang memancing amarah atau mencela saat kita puasa, Nabi ﷺ mengajarkan untuk menjawab:

إِنِّي صَائِمٌ ، إِنِّي صَائِمٌ

"Sesungguhnya aku sedang puasa, sesungguhnya aku sedang puasa." (HR. Bukhari & Muslim)

5. Doa Saat Berbuka (Shahih)

Bacaan yang dibaca setelah membatalkan puasa (minum/makan):

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

"Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah ditetapkan pahala, insya Allah." (HR. Abu Dawud)

Tips Manajemen Waktu: Gunakan waktu luang saat bekerja atau perjalanan untuk berdzikir. Ingat, setiap huruf dan kalimat dzikir orang yang berpuasa pahalanya dilipatgandakan tanpa batas oleh Allah SWT.