Dakwah Kita

Media Dakwah & Informasi Kajian

Hakikat harta sebagai ujian

Ujian Syukur & Kufur

Kisah Si Botak, Si Sopak, dan Si Buta

Nabi Muhammad ﷺ menceritakan kisah tiga orang dari kalangan Bani Israil yang diuji oleh Allah melalui seorang Malaikat yang menyamar sebagai manusia.

Tokoh Permintaan Harta Pemberian Hasil Ujian
Si Sopak (Penyakit Kulit) Kulit indah & sembuh Unta bunting Kufur Nikmat
Si Botak Rambut indah & sembuh Sapi bunting Kufur Nikmat
Si Buta Melihat kembali Kambing bunting Bersyukur

Plot Ujian Akhir:

Setelah ketiganya kaya raya, Malaikat datang kembali menyamar sebagai orang miskin yang kehabisan bekal.

1. Si Sopak & Si Botak: Menolak membantu dan mengaku harta mereka adalah warisan nenek moyang. Allah murka dan mengembalikan mereka ke kondisi hina semula.
2. Si Buta: Berkata, "Ambillah apa yang kau mau, demi Allah aku tidak akan menghalangimu." Ia ingat dulu ia buta dan miskin lalu Allah memberinya segalanya.

إِنَّمَا ابْتَلَاكُمُ اللَّهُ، فَقَدْ رَضِيَ اللَّهُ عَنْكَ، وَسَخِطَ عَلَى صَاحِبَيْكَ

"Sesungguhnya Allah hanyalah menguji kalian. Allah telah ridha kepadamu dan murka kepada kedua temanmu."
(HR. Bukhari No. 3464 & Muslim No. 2964)
Terdapat dalam Riyadhus Shalihin Bab Sabar & Syukur

Ibrah Utama:

  • Bahaya Lupa Diri: Merasa harta adalah hasil kerja keras sendiri (seperti Karun) adalah benih kekufuran.
  • Kejujuran Hati: Si Buta selamat karena mengakui nikmat Allah dan tidak sombong.
  • Harta adalah Titipan: Allah bisa mengambil kembali nikmat-Nya secepat Ia memberikannya.
"Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan: Jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu..."