Kisah Ashabul kahfi
Kisah Ashabul Kahfi
"Tujuh Pemuda Beriman & Seekor Anjing Penjaga"
إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
"(Ingatlah) tatkala pemuda-pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa: 'Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami'."
(QS. Al-Kahfi: 10)
Pelarian Demi Aqidah
Kisah ini terjadi di negeri Efesus (Turki saat ini) di bawah kekuasaan Raja Diqyanus yang kejam dan memaksa rakyatnya menyembah berhala. Tujuh pemuda bangsawan yang beriman kepada Allah melarikan diri ke sebuah gua untuk menyelamatkan iman mereka. Bersama mereka, seekor anjing bernama Qithmir ikut menjaga di depan pintu gua.
Keajaiban di Dalam Gua:
Allah menidurkan mereka selama 300 tahun syamsiyah atau 309 tahun qamariyah tanpa merasa lapar, haus, atau menua.
Allah membolak-balikkan tubuh mereka ke kanan dan ke kiri agar kulit mereka tidak hancur dimakan tanah.
Matahari saat terbit condong ke kanan dan saat terbenam menjauhi mereka ke kiri, sehingga suhu gua tetap sejuk.
Siapa pun yang melihat mereka akan merasa sangat takut, sehingga tidak ada manusia yang berani mendekati gua tersebut.
وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِائَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعًا
"Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi)."
(QS. Al-Kahfi: 25)
Pelajaran Penting (Ibrah):
- Kekuasaan Allah: Allah mampu menghidupkan kembali yang mati, sebuah bukti nyata hari kebangkitan.
- Pentingnya Teman Sholeh: Anjing Ashabul Kahfi saja dimuliakan dalam Al-Qur'an karena menyertai orang-orang sholeh, apalagi manusia yang berteman dengan orang sholeh.
- Pertolongan Allah: Siapa yang menjaga agama Allah, maka Allah akan menjaganya dengan cara yang tidak masuk akal sekalipun.