Tipu daya Syaitan
Talbis Iblis
"Mengenali Tipu Daya Syaitan pada Dua Golongan Manusia"
Si Pemalas & Pelaku Maksiat
Strategi utama: Taswif (Menunda-nunda) dan I'nyat (Putus Asa).
- ✘ "Nanti Saja": Membuatnya merasa umur masih panjang. "Bertaubatlah saat tua, nikmati masa muda."
- ✘ "Dosamu Terlalu Besar": Membisikkan bahwa Allah tidak akan mengampuninya, sehingga ia terus tenggelam dalam maksiat.
ذَرْهُمْ يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُوا وَيُلْهِهِمُ الْأَمَلُ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ
"Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya)." (QS. Al-Hijr: 3)
Si Ahli Ibadah & Penuntut Ilmu
Strategi utama: 'Ujub (Bangga Diri) dan Riya' (Pamer).
- ✔ Merasa Suci: Membisikkan bahwa ia lebih baik dari orang lain yang bermaksiat. Ini adalah benih kesombongan Iblis.
- ✔ Haus Pujian: Syaitan menghiasi ibadahnya agar ingin dilihat orang lain (Riya') sehingga pahalanya hangus seketika.
إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ الشِّرْكُ الْأَصْغَرُ قَالُوا وَمَا الشِّرْكُ الْأَصْغَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الرِّيَاءُ
"Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas kalian adalah syirik kecil." Mereka bertanya, "Apa itu syirik kecil wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Riya'." (HR. Ahmad)
"Syaitan tidak peduli lewat pintu mana engkau masuk neraka; lewat pintu maksiat yang nyata, atau lewat pintu ibadah yang penuh kesombongan."